Jakarta, danataranews.id – Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi menunjuk Dian Siswarini sebagai Direktur Utama yang baru menggantikan Ririek Adriansyah. Penetapan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa, 27 Mei 2025. Penunjukan ini sekaligus menandai kembalinya Dian ke panggung utama industri telekomunikasi Indonesia, setelah sebelumnya sukses memimpin XL Axiata selama hampir satu dekade.
Karier Panjang di Industri Telekomunikasi
Dian Siswarini bukan nama asing dalam dunia telekomunikasi nasional. Kariernya dimulai sejak 1991 dan terus menanjak hingga dipercaya menjabat berbagai posisi strategis di XL Axiata. Ia bergabung dengan XL pada 1996 dan pernah menjabat sebagai Network Services Director pada 2007 hingga 2011. Kemudian, ia menjabat sebagai Chief Digital Services Officer hingga 2014.
Karier Dian semakin bersinar saat diangkat sebagai Presiden Direktur dan CEO XL Axiata dalam RUPS Luar Biasa pada April 2015. Ia menggantikan Hasnul Suhaimi yang memasuki masa pensiun. Sejak saat itu, Dian menjadi satu dari sedikit perempuan yang menakhodai perusahaan telekomunikasi besar di Indonesia.
Bawa XL Axiata dari Rugi ke Laba Triliunan Rupiah
Selama memimpin XL Axiata, Dian berhasil membawa perusahaan tersebut dari kondisi rugi menjadi sangat menguntungkan. Saat pertama kali ditunjuk sebagai CEO pada 2015, XL masih mencatat kerugian bersih sebesar Rp25 miliar. Namun, pada tahun 2024 saat ia mundur, perusahaan telah membukukan keuntungan bersih sebesar Rp1,84 triliun.
“Dian adalah sosok yang visioner dan mampu membaca arah industri. Di XL, dia berhasil membawa perusahaan masuk ke era digital secara agresif namun terukur,” kata Heri Gunawan, analis industri telekomunikasi dari INDEF.
Mundur dari XL Jelang Merger, Kini Pimpin Telkom
Dian mengundurkan diri dari XL Axiata pada akhir 2024, tepat menjelang merger perusahaan itu dengan Smartfren. Merger ini kemudian membentuk entitas baru bernama PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL). Dian menyampaikan pengunduran dirinya dengan alasan pribadi, dan keputusan tersebut disahkan dalam RUPSLB pada 25 Maret 2025.
Dengan rekam jejak dan keberhasilan yang ia torehkan, tidak butuh waktu lama bagi Dian untuk kembali dipercaya memimpin perusahaan besar. Kali ini, ia didaulat untuk memimpin Telkom Indonesia yang sedang berada dalam fase penting transformasi digital.
Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman Global
Dian Siswarini merupakan lulusan Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1991. Tak hanya itu, ia juga alumni program manajemen eksekutif Advanced Management Program dari Harvard Business School tahun 2013. Kombinasi pendidikan teknik dan pelatihan manajemen global ini menjadikannya pemimpin yang komplet.
Telkom Siap Masuki Era Baru Digitalisasi
Penunjukan Dian sebagai Direktur Utama Telkom dinilai sebagai langkah tepat dalam mendorong akselerasi transformasi digital BUMN tersebut. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di sektor telekomunikasi, kehadiran Dian diharapkan dapat mempercepat realisasi visi Telkom sebagai perusahaan digital kelas dunia.
“Kepemimpinan Dian akan menjadi nilai tambah bagi Telkom dalam mengakselerasi inovasi digital di Indonesia,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam pernyataan tertulisnya.
Simbol Kepemimpinan Perempuan di Industri Teknologi
Selain membawa harapan baru untuk masa depan Telkom, penunjukan Dian juga menjadi simbol penting tentang peran strategis perempuan di industri teknologi dan telekomunikasi. Keberhasilannya selama ini membuktikan bahwa kepemimpinan perempuan di sektor strategis mampu menghasilkan kinerja yang gemilang dan berkelanjutan. (*)
Leave a comment