Home BUMN Kita Musim Dividen Tiba, Pergerakan Harga Saham Bank BUMN Tunjukkan Arah Beragam
BUMN Kita

Musim Dividen Tiba, Pergerakan Harga Saham Bank BUMN Tunjukkan Arah Beragam

Share
Harga saham bank BUMN bergerak bervariasi di tengah musim dividen dan ketidakpastian global akibat konflik dagang AS-China
Ilustrasi pergerakan Saham Bank BUMN
Share

Jakarta, Danantaranews.id – Di tengah musim pembagian dividen yang biasanya membawa angin segar ke pasar modal, pergerakan harga saham bank-bank milik negara justru menunjukkan tren yang beragam. Empat bank pelat merah, yakni Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), Bank Negara Indonesia (BBNI), dan Bank Tabungan Negara (BBTN), mencatat pergerakan harga yang berbeda satu sama lain sepanjang sepekan terakhir.

Menurut data dari aplikasi IPOT yang diakses Kamis (17/4/2025) pukul 11.00 WIB, dua bank mencatat penurunan harga, sementara dua lainnya mengalami penguatan.

BBRI mengalami pelemahan tipis dari Rp3.630 menjadi Rp3.620, turun 10 poin atau 0,3%. Penurunan yang lebih dalam terlihat pada saham BMRI yang terkoreksi dari Rp4.710 menjadi Rp4.590, atau sebesar 2,5%. Di sisi lain, saham BBNI naik tipis 0,5% dari Rp4.040 menjadi Rp4.060, sedangkan BBTN menjadi jawara pekan ini dengan kenaikan signifikan 13,3% dari Rp825 menjadi Rp935.

Hans Kwee, Co Founder Pasardana sekaligus praktisi pasar modal, menyatakan bahwa musim dividen seperti ini seharusnya menjadi pendorong positif bagi harga saham bank BUMN. Ia menyebut pembagian dividen sebagai “obat kuat” yang dapat memperkuat indeks harga saham gabungan (IHSG).

“Ini seharusnya bisa menjadi obat kuat dengan terdongkraknya harga saham semua emiten bank BUMN yang bisa mendorong IHSG terapresiasi,” ujarnya.

Namun, sentimen positif dari dalam negeri ini dibayangi oleh ketidakpastian global. Ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan China serta belum jelasnya kelanjutan kebijakan tarif resiprokal memberikan tekanan tersendiri bagi pasar.

“Unsur ketidakpastian global yang masih sangat tinggi ini menjadi sentimen negatif yang membebani pasar,” kata Hans lebih lanjut.

Meski begitu, pembagian dividen oleh keempat bank BUMN tetap menjadi daya tarik utama bagi investor. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar akhir Maret lalu, keempat bank sepakat untuk membagikan dividen dari laba tahun buku 2024.

BBRI tercatat sebagai penyumbang dividen terbesar dengan total Rp51,74 triliun atau Rp343,40 per saham, dengan payout ratio mencapai 85%. Disusul BMRI dengan dividen Rp43,51 triliun atau Rp466,18 per saham (60%), lalu BBNI dengan Rp14,81 triliun atau Rp374,05 per saham (65%). Sementara BBTN akan membagikan Rp751,8 miliar atau Rp53,57 per saham dengan payout ratio 25%. Seluruh dividen akan dibayarkan pada tanggal 23 April 2025.

Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan dari luar negeri, dividen masih menjadi faktor penting dalam memengaruhi minat investor. Pergerakan harga saham bank BUMN mungkin bervariasi, namun daya tarik imbal hasil tetap menjanjikan di mata pelaku pasar. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Cetak Rekor Produksi Listrik Panas Bumi, Laba Bersih PGE Melonjak 15,48 Persen

JAKARTA, danantaranews.id – Emiten energi terbarukan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) membukukan laba bersih sebesar 79,6 juta dolar AS pada semester I...

Data Warga Bocor Lagi? Ini Penjelasan Resmi BSSN

JAKARTA, danantaranews.id – Isu kebocoran data pribadi kembali menyita perhatian publik di ruang digital. Namun, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan cepat...

Related Articles

Lindungi Aset Negara Rp29,19 Triliun, Asuransi Jasindo Amankan 20 Ribu Lebih Barang Milik Negara

JAKARTA, danantaranews.id – PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo memperkokoh...

Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, 12 Penerbangan Delay di Bandara SSK II

PEKANBARU, danantaranews.id – Cuaca buruk berupa kabut tebal menyelimuti wilayah Pekanbaru, Provinsi...

Pelindo Marine Sukses Amankan Logistik MotoGP Mandalika 2026!

LOMBOK, danantaranews.id – Kesuksesan ajang balap motor dunia MotoGP Mandalika 2026 di...

Bandara Soetta Pastikan Penerbangan Langsung ke Arab Saudi Aman Pasca-Insiden Riyadh

TANGERANG, danantaranews.id – Kabar mengenai meningkatnya ketegangan keamanan di Riyadh, Arab Saudi, sempat...