Home News Bukan Soal Anggaran, Ini Penyebab Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 Ditunda
News

Bukan Soal Anggaran, Ini Penyebab Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 Ditunda

Share
Pemerintah memastikan penundaan pengangkatan CASN 2024 bukan karena efisiensi anggaran, melainkan untuk penataan dan penyelarasan data ASN dan PPPK
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi. (Ist)
Share

Jakarta, Danantaranews.id – Pemerintah menegaskan bahwa penundaan pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024 bukan disebabkan oleh efisiensi anggaran. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, memastikan bahwa alasan utama di balik penundaan ini adalah proses penataan dan penyelarasan data yang membutuhkan waktu lebih lama.

“Tidak benar bahwa penundaan pengangkatan CPNS 2024 karena efisiensi anggaran. Menteri PANRB juga sudah menjelaskan hal ini dengan tegas,” ujar Hasan, Minggu (9/3).

Sebelumnya, Kementerian PANRB dan Komisi II DPR RI sepakat untuk menunda pengangkatan CASN 2024. Keputusan ini diumumkan dalam rapat kerja di Komisi II DPR RI, Jakarta Pusat, pada 7 Maret 2025.

Alasan Penundaan Pengangkatan CASN 2024

Menteri PANRB, Rini Widyantini, mengungkapkan bahwa pengangkatan serentak CPNS dan PPPK 2024 memerlukan perencanaan matang untuk memastikan keselarasan antara formasi, jabatan, dan penempatan ASN maupun PPPK.

Berdasarkan Surat Edaran BKN Nomor 02/PANPEL.BKN/CPNS/IX/2024, jadwal awal penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) CPNS 2024 seharusnya dilakukan antara 22 Februari hingga 23 Maret 2025. Namun, dengan adanya penyesuaian, pengangkatan CPNS kini ditetapkan pada 1 Oktober 2025, sementara pengangkatan PPPK Tahap 1 dan Tahap 2 dijadwalkan pada 1 Maret 2026.

“Penyelarasan data ini memerlukan proses yang cermat dan teliti agar tidak terjadi kesalahan dalam penempatan ASN dan PPPK,” jelas Rini.

Selain itu, pemerintah juga menata ulang sistem pengangkatan ASN yang sebelumnya memiliki Terhitung Mulai Tanggal (TMT) berbeda-beda di setiap instansi. Kini, pemerintah ingin menerapkan pengangkatan serentak guna menciptakan standar yang lebih tertata.

Jaminan Anggaran dan Roadmap Pengangkatan CASN 2024

Pemerintah menegaskan bahwa anggaran belanja pegawai tidak termasuk dalam efisiensi anggaran yang sedang dilakukan. Kementerian PANRB juga memastikan bahwa anggaran bagi pegawai non-ASN yang terdata di BKN telah disiapkan oleh masing-masing instansi sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri dan Menteri PANRB.

Untuk mempermudah proses pengangkatan serentak CASN 2024, BKN tengah menyiapkan roadmap yang akan menjadi panduan bagi instansi pemerintah serta peserta seleksi yang telah dinyatakan lolos.

Dengan adanya perencanaan ini, pemerintah berharap bahwa pengangkatan CASN dapat berjalan lebih efisien, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan nasional. Masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut dapat mengikuti perkembangan melalui situs resmi BKN dan Kementerian PANRB. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Model Taktis JNE: Sukses Angkut 500 Ton Donasi Gratis Ongkir, Menjadi Tulang Punggung Bantuan Bencana Sumatera

Transformasi Logistik Menjadi Aksi Kemanusiaan: JNE Buktikan Kapasitas Distribusi Nasional Jakarta, danantaranews.id – Respons cepat dan terstruktur ditunjukkan oleh perusahaan logistik terdepan, JNE, dalam...

DPR RI Kirim 15 Ton Logistik ke Banjir Sumatera, Ahmad Sahroni Dampingi Pengiriman

Jakarta, danantaranews.id — Banjir besar yang melanda tiga provinsi di Sumatera membuat anggota DPR RI non aktif Ahmad Sahroni ikut memberikan dukungan kepedulian....

Related Articles

Babak Baru Diplomasi Dunia! Board of Peace Jadi Senjata Segar Indonesia Kawal Solusi Dua Negara untuk Palestina

Jakarta, danantaranews.id – Dinamika politik internasional baru saja memasuki babak yang sangat...

Ancaman Perang Global Mengintai, ISSF Ajak Tokoh Strategis Cari Solusi Kolektif

Jakarta, danantaranews.id – Dinamika keamanan dunia yang kian tak menentu memicu kekhawatiran...

Trump Mengamuk! Ancam Kenakan Tarif Impor Tambahan bagi Negara yang Tolak Pencaplokan Greenland

Jakarta, danantaranews.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengguncang panggung perdagangan...

Tepi Barat Memanas! Uni Eropa Kecam Proyek E1 Israel, Sebut Perluasan Permukiman Sebagai Provokasi Berbahaya

Jakarta, danantaranews.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali mencapai titik didih setelah...