Jakarta, Danantaranews.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan jalur mudik angkutan Lebaran 2025, terutama di rute Jakarta-Jawa Tengah (Jateng). Langkah ini bertujuan memastikan infrastruktur dalam kondisi optimal serta menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan saat mudik dan arus balik Lebaran.
Tinjauan Infrastruktur: Dari Tol Hingga Jalur Arteri
Peninjauan dilakukan mulai dari Tol Jakarta-Cikampek hingga Tol Kalikangkung di Semarang, sebelum melanjutkan ke jalur arteri dan berakhir di kawasan Magelang, Jawa Tengah. Sepanjang perjalanan, Menhub dan Menteri PU memeriksa kondisi jalan, titik rawan kecelakaan, serta area yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan.
Menurut Menhub Dudy, pengecekan ini penting agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, lancar, dan nyaman. Ia menekankan bahwa hasil evaluasi ini akan menjadi dasar kebijakan terkait penerapan skenario lalu lintas, seperti sistem one way, contraflow, serta ganjil-genap yang berpotensi diberlakukan saat puncak arus mudik dan balik Lebaran.
Penegakan Hukum ODOL di Tol Jakarta-Cikampek
Dalam kunjungannya ke Tol Jakarta-Cikampek, Menhub turut mengawasi operasi pengawasan terhadap angkutan Over Dimension and Over Loading (ODOL). Operasi ini telah berlangsung sejak 6 Februari 2025 dan melibatkan petugas gabungan dari Kemenhub, Polri, Dinas Perhubungan, serta Jasa Marga.
“Saya mengapresiasi upaya para petugas dalam menegakkan aturan ODOL. Pengawasan ini penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan mencegah kecelakaan akibat kendaraan kelebihan muatan,” ujar Dudy, Kamis (26/2/2025).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas jalur mudik dengan memastikan kendaraan yang melintas berada dalam kondisi aman dan sesuai regulasi.
Peningkatan Kualitas Jalan Tol dan Jalur Alternatif
Dalam perjalanannya menuju Tol Kalikangkung, Menhub menemukan beberapa ruas jalan yang masih dalam tahap perbaikan. Ia meminta pihak pengelola tol untuk menyelesaikan perbaikan sebelum arus mudik dimulai guna menghindari kemacetan akibat proyek infrastruktur yang belum rampung.
“Saya mengapresiasi upaya pengelola tol dalam melakukan perbaikan jalan. Namun, saya berharap pekerjaan ini dapat diselesaikan tepat waktu dan dengan kualitas terbaik,” tambahnya.
Selain tol, jalur alternatif juga menjadi perhatian pemerintah. Beberapa titik di jalur Pantura dan jalur selatan Jawa Tengah tengah dipersiapkan sebagai opsi bagi pemudik yang ingin menghindari kepadatan di jalan tol.
Kolaborasi Antar Instansi dan Imbauan untuk Pemudik
Menhub menegaskan bahwa kesiapan jalur mudik angkutan Lebaran 2025 merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari kementerian, pemerintah daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya. Ia optimistis bahwa dengan koordinasi yang baik, arus mudik tahun ini dapat berjalan lebih lancar.
Meski begitu, ia tetap mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, terutama dalam hal kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudi.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, perhitungkan jarak tempuh, serta jaga kesehatan agar perjalanan mudik tetap nyaman dan selamat,” pungkasnya. (*)
Leave a comment