Denpasar, danantaranews.id – Pelabuhan Benoa di Kota Denpasar, Bali, bersiap menghadapi musim kedatangan kapal pesiar internasional periode 2026/2027. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Benoa mengintegrasikan berbagai layanan untuk memastikan wisatawan dan awak kapal mendapat pelayanan yang aman dan nyaman.
General Manager Pelabuhan Benoa Anak Agung Gede Agung Mataram mengatakan pihaknya memperkuat kesiapan operasional, keselamatan, hingga layanan penumpang. Pelindo juga mengatur operasional kapal pesiar secara terpadu melalui pengelolaan dermaga dan koordinasi dengan berbagai instansi.
Pelindo Gaspol Sambut Kapal Pesiar Dunia
Menurut Agung, pengelolaan kapal pesiar membutuhkan koordinasi yang terintegrasi agar seluruh proses kedatangan dan keberangkatan berjalan lancar. Karena itu, Pelabuhan Benoa menggabungkan layanan kepelabuhanan, pengaturan dermaga, serta pelayanan penumpang dalam satu pola operasional.
“Kami memastikan kesiapan operasional, aspek keselamatan, serta pelayanan bagi penumpang dan awak kapal,” kata Agung di Denpasar, Bali, Kamis.
Strategi tersebut diarahkan untuk menciptakan pengalaman yang lebih nyaman sekaligus aman bagi wisatawan yang datang menggunakan kapal pesiar. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata maritim.
Kapal Pesiar Jumbo Bisa Sandar Bersamaan
Pelabuhan Benoa kini memiliki kemampuan lebih besar untuk menangani kapal pesiar berukuran jumbo. Kapasitas dermaga timur telah bertambah setelah panjang dermaga meningkat dari 350 meter menjadi 500 meter.
Dengan kapasitas tersebut, Pelabuhan Benoa dapat menampung dua kapal pesiar jumbo secara bersamaan. Selain menerima kapal untuk sandar sebagai destination port, pelabuhan juga melayani proses embarkasi dan debarkasi penumpang atau turn around.
Peningkatan fasilitas tersebut berjalan seiring pengembangan Bali sebagai gerbang utama wisata maritim atau Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Infrastruktur itu menjadi salah satu penopang konektivitas laut sekaligus aktivitas pariwisata di Bali.
90 Penumpang Buka Musim Cruise 2026
Musim kunjungan kapal pesiar pada paruh 2026 ditandai dengan kedatangan Heritage Adventurer di Pelabuhan Benoa. Kapal tersebut membawa 90 penumpang dan 84 awak kapal.
Kedatangan kapal tersebut menjadi bagian dari geliat aktivitas kapal pesiar internasional di Bali. Pelindo Benoa terus mengoptimalkan layanan agar arus wisatawan melalui jalur laut dapat mendukung sektor pariwisata daerah.
65 Kapal Pesiar Singgah di Benoa pada 2025
Aktivitas kapal pesiar di Benoa menunjukkan tren peningkatan. Sepanjang 2025, sebanyak 65 kapal pesiar yang dioperasikan operator global tercatat singgah di Benoa dengan membawa total 140 ribu wisatawan mancanegara.
Angka tersebut meningkat dibandingkan 2024. Pada periode tersebut, Pelabuhan Benoa mencatat 56 kunjungan kapal pesiar dengan arus penumpang yang berangkat dan tiba mencapai 107.717 wisatawan asing.
76 Kapal Pesiar Daftar Singgah pada 2026
Tren tersebut berlanjut pada 2026 dengan semakin banyak kapal pesiar yang mendaftarkan kunjungannya ke Benoa. Tercatat 76 kapal pesiar mendaftar untuk singgah di pelabuhan tersebut sepanjang 2026.
Hingga tiga bulan pertama 2026, sebanyak 35 kapal pesiar dari berbagai negara sudah merealisasikan kunjungannya. Data tersebut menunjukkan tingginya aktivitas pelayaran wisata internasional menuju Bali.
Kapal Pesiar Jadi Mesin Baru Pariwisata Bali
Pelindo Benoa melihat kunjungan kapal pesiar tidak hanya berdampak pada aktivitas pelabuhan. Arus wisatawan juga memberikan kontribusi terhadap transportasi dan berbagai kegiatan pendukung sektor pariwisata.
Karena itu, Pelindo terus mengoptimalkan pelayanan kapal pesiar di Benoa sebagai bagian dari penguatan konektivitas maritim. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung geliat ekonomi daerah melalui aktivitas wisatawan mancanegara.
Dengan peningkatan kapasitas dermaga dan integrasi layanan, Pelabuhan Benoa memiliki ruang lebih besar untuk menangani kapal pesiar internasional. Pengembangan tersebut memperkuat peran Benoa dalam mendukung Bali sebagai pusat wisata maritim. (*)
Leave a comment