Home Pasar Menperin: Siapkan Insentif Mobil Listrik Nasional, Jadi Prioritas Utama
Pasar

Menperin: Siapkan Insentif Mobil Listrik Nasional, Jadi Prioritas Utama

Share
Jumlah pemudik EV diprediksi naik 500% pada Lebaran 2025. PLN siapkan 1.000 SPKLU di jalur Trans Jawa-Sumatra dan dukungan fitur PLN Mobile
Pelanggan sedang melakukan pengisian daya kendaraan listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area KM 575A Ruas Tol Solo-Ngawi, Ngawi, Jawa Timur. (Dok PLN)
Share

JAKARTA, danantaranews.id – Pemerintah berencana memberikan insentif khusus bagi mobil listrik (electric vehicle/EV) merek nasional sebagai langkah memperkuat industri otomotif Indonesia.

Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong kemandirian industri, meningkatkan penggunaan komponen lokal, sekaligus mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pemerintah akan mengutamakan pemberian insentif kepada kendaraan listrik yang berasal dari merek nasional.

“Kami akan prioritaskan mobil-mobil merek nasional,” kata Agus usai menghadiri Rapat Kerja Nasional Himpunan Kawasan Industri (HKI) di Jakarta, Kamis.

Skema Insentif Mobil Listrik Masih Disusun

Meski telah memastikan arah kebijakan tersebut, Agus belum menjelaskan secara rinci bentuk maupun mekanisme insentif yang akan diberikan.

Pemerintah juga belum memastikan apakah produsen kendaraan listrik yang telah beroperasi di Indonesia, termasuk merek global dengan fasilitas produksi di dalam negeri, akan ikut memperoleh insentif tersebut.

Selain itu, definisi “mobil merek nasional” masih belum dijelaskan secara resmi. Belum diketahui apakah istilah tersebut hanya merujuk pada merek yang dimiliki perusahaan Indonesia atau juga mencakup kendaraan yang diproduksi di dalam negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tinggi.

Hingga kini, pemerintah juga belum mengumumkan jadwal peluncuran kebijakan maupun besaran insentif yang akan diberikan.

 Program Prioritas 2027

Pengembangan mobil nasional telah menjadi salah satu agenda strategis pemerintah yang tertuang dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027.

Dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa program mobil nasional bertujuan memperkuat kemandirian industri otomotif Indonesia, meningkatkan nilai tambah sektor manufaktur, memperkokoh rantai pasok domestik, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih berkualitas.

Selain itu, pemerintah berharap program ini mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor kendaraan melalui peningkatan kandungan lokal, sehingga memberikan dampak positif terhadap neraca perdagangan nasional.

Meski memiliki prospek besar, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diatasi sebelum industri mobil nasional mampu bersaing secara global.

Beberapa tantangan tersebut meliputi pencapaian skala produksi yang efisien, percepatan alih teknologi, hingga peningkatan daya saing produk di pasar domestik maupun internasional.

Karena itu, pengembangan industri kendaraan nasional tidak hanya berfokus pada produksi kendaraan, tetapi juga pembangunan ekosistem industri yang terintegrasi.

Kawasan Industri Mobil Nasional Dibangun di Subang

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, pemerintah berencana membangun kawasan industri khusus mobil nasional seluas sekitar 412 hektare di Subang, Jawa Barat.

Saat ini proyek tersebut telah memasuki tahap pre-feasibility study serta penyusunan desain awal (pradesain) prototipe kendaraan.

Pendanaan proyek dalam jangka menengah direncanakan berasal dari Danantara bersama investasi sektor swasta, dengan dukungan berbagai kementerian untuk mempercepat pembangunan ekosistem industri otomotif nasional.

Motor Listrik Nasional Terus Dikembangkan

Selain mobil nasional, pemerintah juga terus mempercepat pengembangan motor listrik nasional yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan kendaraan operasional negara sekaligus memperkuat industri kendaraan listrik dalam negeri.

Program ini dipimpin oleh PT LEN sebagai pelaksana utama lintas kementerian dengan fokus pada pengembangan kendaraan roda dua listrik untuk kebutuhan operasional dan taktis.

Berdasarkan dokumen KEM-PPKF 2027, hingga April 2026 proyek tersebut telah mendistribusikan sekitar 3.000 unit motor listrik secara nasional. Fase pertama telah selesai, sementara fase kedua kini memasuki tahap akhir kontrak.

Pemerintah optimistis pengembangan mobil dan motor nasional berbasis listrik akan memperkuat industri otomotif Indonesia dalam jangka panjang.

Selain mendorong substitusi impor, program ini juga diharapkan meningkatkan penggunaan komponen lokal, memperkuat rantai pasok industri kendaraan listrik, memperluas penyerapan tenaga kerja, serta meningkatkan kontribusi sektor manufaktur terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan dukungan insentif dan pembangunan ekosistem industri yang lebih kuat, pemerintah berharap Indonesia mampu menjadi salah satu pusat produksi kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Cetak Rekor Produksi Listrik Panas Bumi, Laba Bersih PGE Melonjak 15,48 Persen

JAKARTA, danantaranews.id – Emiten energi terbarukan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) membukukan laba bersih sebesar 79,6 juta dolar AS pada semester I...

Data Warga Bocor Lagi? Ini Penjelasan Resmi BSSN

JAKARTA, danantaranews.id – Isu kebocoran data pribadi kembali menyita perhatian publik di ruang digital. Namun, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan cepat...

Related Articles

Harga TBS Sawit di Riau Turun Lagi! Kini Jadi Rp3.733 per Kg

PEKANBARU, danantaranews.id – Kabar kurang menggembirakan menghampiri para petani kelapa sawit di...

Monster Gaming Telah Lahir: Intip Spesifikasi Gahar dan Harga iQOO 16 Berbaterai 8.400 mAh

JAKARTA, danantaranews.id – Dunia mobile gaming kembali diguncang oleh kehadiran monster performa...

Redam Lonjakan Harga Daging Ayam, Bapanas Kucurkan Subsidi Biaya Angkut Distribusi!

JAKARTA, danantaranews.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan langkah intervensi strategis untuk...

Huawei Mate 90 Pro Resmi Meluncur! Cek Spesifikasinya yang Wah Banget dan Harganya

BEIJING, danantaranews.id – Pasar ponsel pintar flagship kembali bergejolak setelah Huawei secara...