Home Pasar IHSG Tembus 7.382! Saham Teknologi dan Infrastruktur Jadi Motor Kenaikan
Pasar

IHSG Tembus 7.382! Saham Teknologi dan Infrastruktur Jadi Motor Kenaikan

Share
IHSG Tembus 7.382! Saham Teknologi dan Infrastruktur Jadi Motor Kenaikan
Ilustrasi IHSG (Pixabay)
Share

Jakarta, danantaranews.id – IHSG menguat signifikan! Apa penyebabnya dan saham apa saja yang jadi motor penggerak hari ini?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan reli pada akhir pekan ini, Jumat (18/7/2025). IHSG dibuka menguat di level 7.346, melesat dari penutupan kemarin di 7.287. Tak butuh waktu lama, indeks langsung tancap gas hingga menyentuh level 7.382, menguat 1,31 persen atau 95 poin pada pukul 09.14 WIB.

Lonjakan ini membuat IHSG nyaris menyentuh level psikologis 7.400. Pada sesi awal perdagangan, indeks bahkan sempat menembus titik tertinggi di level 7.388, sebelum sedikit terkoreksi. Adapun titik terendah hari ini tercatat di 7.341, yang tetap berada di zona hijau.

Siapa Saja yang Mendorong IHSG?

Mengacu data perdagangan, sebanyak 294 saham tercatat menguat, 188 saham melemah, dan 486 saham stagnan. Lonjakan indeks ini banyak didukung oleh penguatan di sektor teknologi dan infrastruktur.

Sektor teknologi menjadi penopang utama dengan kenaikan tertinggi, melesat 6,73 persen ke level 7.970. Disusul oleh sektor infrastruktur yang naik 2,88 persen ke level 1.758, serta sektor kesehatan yang menguat 1 persen ke level 1.573.

Sektor lainnya yang turut berkontribusi terhadap penguatan IHSG antara lain:

  • Energi naik 0,67 persen ke 2.967
  • Transportasi naik 0,56 persen ke 1.546
  • Keuangan naik 0,32 persen ke 1.381
  • Industri naik 0,37 persen ke 944
  • Konsumen non-primer naik 0,21 persen ke 690
  • Bahan baku naik 0,92 persen ke 1.586

Dua Sektor Masih Melemah

Meski mayoritas sektor menghijau, dua sektor masih mengalami tekanan. Sektor konsumen primer turun 0,41 persen ke level 709, dan properti melemah tipis 0,14 persen ke 747.

Pelemahan ini diduga masih dipengaruhi oleh tekanan harga komoditas pangan serta sentimen negatif dari pasar properti sekunder.

Apa Artinya bagi Investor?

Kenaikan IHSG di akhir pekan ini menjadi sinyal positif menjelang pekan baru perdagangan. Momentum ini diperkirakan bisa dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan rebalancing portofolio, terutama pada sektor-sektor yang mencatat kenaikan signifikan seperti teknologi dan infrastruktur.

Namun, investor tetap diimbau mencermati risiko eksternal seperti arah kebijakan suku bunga The Fed dan kondisi ekonomi global yang masih bergejolak. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Merger Pelindo dan Pelni Batal, Ini Penjelasan Danantara

JAKARTA, danantaranews.id – Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN, Dony Oskaria, mengonfirmasi bahwa penggabungan (merger) antara PT Pelabuhan...

BP BUMN Beberkan Dampak Ekonomi dan Pariwisata NTB Gelar MotoGP Mandalika 2026 

JAKARTA, danantaranews.id – Penyelenggaraan MotoGP Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, makin memperkokoh posisi kawasan tersebut...

Related Articles

Harga TBS Sawit di Riau Turun Lagi! Kini Jadi Rp3.733 per Kg

PEKANBARU, danantaranews.id – Kabar kurang menggembirakan menghampiri para petani kelapa sawit di...

Monster Gaming Telah Lahir: Intip Spesifikasi Gahar dan Harga iQOO 16 Berbaterai 8.400 mAh

JAKARTA, danantaranews.id – Dunia mobile gaming kembali diguncang oleh kehadiran monster performa...

Redam Lonjakan Harga Daging Ayam, Bapanas Kucurkan Subsidi Biaya Angkut Distribusi!

JAKARTA, danantaranews.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan langkah intervensi strategis untuk...

Huawei Mate 90 Pro Resmi Meluncur! Cek Spesifikasinya yang Wah Banget dan Harganya

BEIJING, danantaranews.id – Pasar ponsel pintar flagship kembali bergejolak setelah Huawei secara...